Performansi Jaringan VoIP Terhadap Peningkatan Pengguna Pada Variasi Bandwidth Menggunakan Gns 3 Dan Wireshark

  • Antrisha Setiawan Universitas Jenderal Achmad Yani
  • Alisya Alifah Universitas Jenderal Achmad Yani
Keywords: Bandwirth, QoS, TIPHON, VoIP

Abstract

Voice over Internet Protocol (VoIP) adalah sebuah teknologi komunikasi yang mampu mengirimkan paket suara dengan memanfaatkan internet protocol dengan basis packet-switch secara real-time. Penggunaan internet menyebabkan kualitas VoIP akan sangat tergantung pada jumlah pengguna yang mengakses dan kapasitas bandwidth yang digunakan. Ketika jumlah pengguna besar, namun kapasitas bandwidth yang digunakan kecil maka kualitas komunikasi menurun. Salah satu cara untuk mengukur kualitas jaringan internet adalah menggunakan parameter Quality of Service. Penelitian dilakukan dengan melakukan simulasi jaringan VoIP yang dibuat menggunakan Graphic Network Simulator 3 sebagai simulator jaringan, Asterisk sebagai server dan Trinity SIP Tester sebagai client. Dibuat 5 skenario berdasarkan jumlah pengguna saat jam sibuk yaitu 10, 15, 20, 25, dan 30 dengan menggunakan variasi bandwidth sebesar 512 Kbps, 5 Mbps, 10 Mbps, dan 15 Mbps. Parameter QoS yang disimulasikan adalah throughput, delay, packetloss dan jitter. Keempat parameter tersebut diklasifikasikan berdasarkan standar TIPHON untuk menentukan kualitas dari jaringan VoIP yang disimulasikan. Berdasarkan hasil simulasi VoIP, nilai throughput tertinggi berkisar 4399 Kbps yang didapatkan saat pengguna berjumlah 30 dengan menggunakan bandwidth 10 Mbps. Delay terkecil bernilai 19,06 ms d ketika menggunakan bandwidth 15 Mbps jumlah pengguna 20. Jitter terkecil yakni 19,06 ms didapatkan saat jaringan VoIP melayani sebanyak 20 pengguna menggunakan bandwidth 15 Mbps. Persentase packetloss terbesar terjadi ketika bandwidth bernilai 512 Kbps, sedangkan pengguna yang harus dilayani berjumlah 30 yaitu 77,29%. Rekomendasi bandwidth berdasarkan standar TIPHON, untuk mengakomodasi 10 pengguna dapat menggunakan bandwidth 512 Kbps, dengan nilai jitter, delay, throughput, dan packetloss berada pada kategori baik, sedangkan saat pengguna berkisar 15-30 direkomendasikan menggunakan bandwidth 5 Mbps.

Author Biographies

Antrisha Setiawan, Universitas Jenderal Achmad Yani

 

Alisya Alifah, Universitas Jenderal Achmad Yani

 

References

B. Adi Mulyana, “Membangun Voice Over Internet Protocl (VoIP) Menggunakan Software Asterisk,” Appl. Phys. A, vol. 73, pp. 1–21.
A. Nurhayati and Y. Yektiani, “Simulasi VoIP pada Jaringan MPLS dengan Simulator GNS3 0.7.4,” Ejournal Kaji. Tek. Elektro, vol. 1, no. 2, pp. 121–131, 2016.
M. Risnandar, A. H. Hendrawan, B. A. Prakosha, and A. Goeritno, “Implementasi Voice Over Internet Protocol ( Voip ) Berbasis Session Initiation Protocol ( Sip ) Berbantuan Briker Versi 1 . 4 Untuk Pengukuran Quality of Services Pada Jaringan Komputer Di Fakultas Teknik Uika Bogor,” Jurnal.Umj.Ac.Id/Index.Php/Semnastek, no. November, pp. 1–8, 2016.
E. B. Setiawan, “Analisa Quality Of Service (QoS) Voice Over Internet Protocol ( VoIP ) Dengan Protokol H.323 dan Session Iniatial Protocol (SIP),” J. Ilm. Komput. dan Inform. ( KOMPUTA ), vol. I, no. 2, pp. 1–8, 2012.
N. Lazuardi, “Tugas Akhir Perencanaan Jaringan Komunikasi VoIP (Voice Over Internet Protocol) Menggunakan Asterisk SIP ( Session Initiation Protocol ),” Perenc. Jar. Komun. VOIP (Voice Over Internet Protok. Menggunakan Asterisk SIP (Session Initiat. Protoc., p. 87, 2009.
R. D. Julianto, S. Romadoni, and Tinggi, “Implementasi GNS3 cluster sebagai alat bantu simulasi jaringan komputer,” e-Proceeding Appl. Sci., vol. 1, no. 2355, pp. 28–38, 2015.
D. F. J. Patih, H. Fitriawan, and Y. Yuniati, “Analisa Perancangan Server Voip ( Voice Internet Protocol ) Dengan Opensource Asterisk Dan VPN ( Virtual Private Network ) Sebagai Pengaman Jaringan Antar Client,” J. Inform. dan Tek. Elektro Terap., vol. 1, no. 1, pp. 42–48, 2012.
S. B. U. Bikash Upadhyay, Atul Mishra, “Counter-Active Analysis Of Overload Control Mechanism For SIP Server,” Int. J. Comput. Eng. Technol., vol. 5, no. 1, pp. 128–140, 2014.
Published
2020-12-31