Analisis Pemodelan Kanal untuk Sistem Komunikasi Dengan Frekuensi Millimeter Wave Guna Mendukung Teknologi 5G

  • Endah Setyowati Universitas Pendidikan Indonesia
  • Galura Muhammad Suranegara Universitas Pendidikan Indonesia
Keywords: Broadband Wireless System, Millimeter-Wave, 5G, Hujan, QAM, LDPC

Abstract

Perkembangan teknologi telekomunikasi sedang menuju generasi kelima dengan beberapa keungulan yang lebih baik daripada generasi sebelumnya. Penggunaan frekuensi tinggi dengan panjang gelombang beurukuran 1 sampai 10 milimeter memiliki sensitifitas yang lebih tinggi terhadap hujan dibandingkan frekuensi yang digunakan pada teknologi 4G saat ini. Oleh karenanya, perlu dibuat sebuah model kanal yang dapat menggambarkan kondisi kanal 5G dengan memperhitungan redaman hujan. Semakin tinggi frekueni maka redaman hujan akan semakin besar pula sehingga perlu skema terbaik untuk mendapatkan performansi sistem yang baik. Paper ini menjelaskan beberapa pertimbangan mengenai penggunaan metode dan parameter sistem yang dapat membuat performansi sistem menjadi lebih baik

References

[1] IEEE 5G and beyond technology roadmap white paper. [Diakses secara Online pada 9 November 2020]
[2] Amy Nordrum, Kristen Clark and IEEE Spectrum Staff. High-frequency millimeter waves will greatly increase wireless capacity and speeds for future 5G networks. 5G Bytes: Millimeter Waves Explained. 06 Mei 2017.
[3] I. Shayea et al.: Real Measurement Study for Rain Rate and Rain Attenuation. Digital Object Identifier 10.1109/ACCESS.2810855. 2018.
[4] I. Shayea et al.: Real Measurement Study for Rain Rate and Rain Attenuation. Digital Object Identifier 10.1109/ACCESS.2810855. 2018.
[5] Rohde & Schwarz. WLAN 802.11n: From SISO to MIMO. Application Note.
[6] Louis Litwin dan Michael Pugel. 2001. The Principles of OFDM. http://rfdesign.com/.
[7] Zhixiang Chen, Xiongxin Zhao, Xiao Peng, Dajiang Zhou, dan Satoshi Goto. 2009. An Early Stopping Criterion for Decoding LDPC Codes in WiMAX and Wi-Fi Standars. Japan : IEEE
[8] OFDM transmission step-by-step. labAlive. Diakses Online https://www.etti.unibw.de/labalive/experiment/ofdmstepbystep/
[9] Hamka dan Yoedi Moegiharto. Analisis Kinerja Penggunaan Kode (LDPC) Low Density Parity Check pada Kanal Multipath Fading. Surabaya : Politeknik Elektronika Negeri Surabaya Institut Teknologi Sepuluh November.
[10] T.Brack, M.alles, T. Lehnigk-Emden, F.Kienle, N.Wehn, N.E.L’Insalata, F. Rossi, M. Rovini, L.Fanucci. Low Complexity LDPC Code Decoders for Next Generation Standards.IEEE.
[11] CNC lab. Low Density Parity Check Codes. Communication and Coding Laboratory.
[12] Richardson, Thomas J. and Rudiger L. Urbanke. 2001. Efficient Encoding of Low-Density Parity-Check Codes. IEEE Transactions on Information Theory, Vol.47, No. 2.
[13] Johnson, Sarah J. Introduction Low-Density Parity-Check Codes. School of Electrical Engineering and Computer Science, The University of Newcastle, Australia.
[14] Recommendation ITU-R P.837-7: Characteristics of precipitation for propagation modelling.
[15] WHITE PAPER. Bridging Wireless Communications Design and Testing with MATLAB.
Published
2020-12-29