Perencanaan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Terpusat Di Kecamatan Embaloh Hulu

Main Article Content

Samsurizal
Hendrianto Husada
Andi Makkulau
Christiono

Abstract

Listrik merupakan hal yang sangat dibutuhkan masyarakat khususnya diwilayah yang belum terjangkau seperti wilayah perbatasan, terdapat banyak kendala dan permasalahan yang dihadapi untuk listrik dapat sampai ke masyarakat khususnya wilayah perbatasan. PLTS dapat menjadi solusi yang handal bagi penyediaan energi di daerah perbatasan yang terletak jauh dari jaringan listrik. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana pemanfaatan potensi energi matahari sebagai salah satu satu wilayah yang belum teraliri listrik, berdasarkan pengamatan dari segi geografis dan demografi wilayah tersebut, memiliki potensi untuk dibangun PLTS.  Dari hasil perhitungan dan analisa di lokasi prioritas perbatasan, total kebutuhan energi listrik yang dibutuhkan adalah sebesar 288.1 kWh/hari. Total kebutuhan energi listrik tersebut di atas sudah termasuk cadangan energi listrik 30% dan rugi-rugi sistem 30%. Kebutuhan panel surya adalah sebesar 444 unit, sedangkan total kebutuhan baterai yang dibutuhkan adalah sebesar 42 unit. Battery Charge Controller yang dibutuhkan adalah sebesar 8 unit. Inverter yang dibutuhkan adalah sebesar 10 unit. Adapun besarnya kebutuhan biaya investasi pemanfaatan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) adalah sebesar Rp. 23,466,264,000

Article Details

Section

Articles

How to Cite

Perencanaan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Terpusat Di Kecamatan Embaloh Hulu. (2020). EPSILON: Journal of Electrical Engineering and Information Technology, 18(2), 41-49. https://epsilon.unjani.ac.id/epsilon/article/view/20

References

[1] PP Nomor 79 Tahun 2014, "www.esdm.go.id," esdm, 2014. [Online]. Available: www.prokum.esdm.go.id. [Accessed 2 8 2018].
[2] Permen esdm No.19 Tahun 2016, "www.esdm.go.id," esdm, 2016. [Online]. Available: www.jdih.esdm.go.id. [Accessed 10 11 2018].
[3] Samsurizal, Christiono, Andi Makkulau, “Evaluasi Sudut Kemiringan Terhadap Pengaruh Irradiance Pada Array Photovoltaic Jenis Monocristalline”, Jurnal Setrum, Vol.8, pp 28-23, 2019
[4] N. N. Castellano, J. A. Gazquez and J. V. Guirado, "Optimal displacement of photovoltaic array's rows using a novel shading model," Elsevier, vol. 144, pp. 1-9, 2015.
[5] P. Denholm and M. R, "Very Large-Scale Deployment of Grid-Connected Solar Photovoltaics in the United States: Challenges and Opportunities," NREL/CP-620-39683, 2006.
[6] APAMSI, Tim.2013. Pengembangan PLTS di Indonesia. Yogyakarta.
[7] Jansen, T.J., 1995: Teknologi Rekayasa Sel Surya, PT Pradnya Paramita
[8] Samsurizal, A. Makkulau and Christiono, "Analisis Pengaruh Sudut Kemiringan Terhadap Arus Keluaran Pada Photovoltaic Dengan Menggunakan Regretion Quadratic Method," Jurnal Energi dan Kelistrikan, no. 2 vol.10, pp. 137-144, 2018.
[9] Samsurizal, Christiono and A. Makkulau, "Evaluasi Sudut Kemiringan Terhadap Pengaruh Irradiance Pada Array Photovoltaic Jenis Monocristalline," Jurnal SETRUM, no. 1. vol.8, pp. 28-34, 2019.
[10] A. Makkulau, Christiono and Samsurizal, "Characteristics of Temperature Changes Measurement on Photovoltaic Surfaces Against Quality of Output Current on Solar Power Plants," International Conference on Technologies and Policies in Electric Power & Energy, IEEE, vol. doi:10.1109/IEEECONF48524.2019.9102630., pp. 1-4, 2019.