Perancangan Sistem Mixing Menggunakan Sensor Load Cell Berbasis Mikrokontroler Arduino Mega 2560 Perancangan Sistem Mixing Menggunakan Sensor Load Cell Berbasis Mikrokontroler Arduino Mega 2560
Isi Artikel Utama
Abstrak
Di Indonesia, industri makanan dan minuman tumbuh sekitar 2,54 persen dari 2020 ke 2021, dengan total pendapatan sekitar Rp775,1 triliun menurut Badan Pusat Statistika (BPS). Khususnya, makanan beku seperti es krim, sorbet, dan yogurt beku sangat diminati oleh berbagai kalangan konsumen. Tahap utama dalam produksi makanan beku ini adalah pencampuran (mixing) adonan yang berkualitas tinggi. Sistem yang dirancang terdiri dari Arduino Mega 2560, sensor load cell, sensor IR obstacle, keypad, motor AC 1 fasa, dan LCD. Sensor load cell digunakan untuk mengukur berat bahan sebelum proses pencampuran. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem dapat menimbang bahan dengan akurasi tinggi (penyimpangan 1,82 persen) dan mendeteksi halangan yang mengakibatkan motor tidak berputar. Sistem memiliki dua mode, yaitu timer dan otomatis. Dalam mode timer, alat dapat mengatur waktu sesuai dengan pengaturan keypad dan berhenti secara otomatis setelah waktu habis. Sedangkan dalam mode otomatis, mesin mixing berputar sesuai dengan berat bahan (0,30 kg - 2 kg), dengan peringatan jika bahan kosong atau berlebihan.
Rincian Artikel
Bagian
Cara Mengutip
Referensi
[2] E. Sri Hartati, “Kajian Forumulasi (Bahan Baku) dan Metode Pembuatan Terhadap Kualitas Es Krim,” GAMMA, vol. 7, no. 1, pp. 20–26, 2015.
[3] Rahman, Marzuarman, and Zulkifli, “Analisa dan Rancang Bangun Mesin Es Krim Putar Otomatis dengan Kecepatan Putaran Motor Berbasis Perubahan Temperatur,” Seminar Nasional Industri dan Teknologi (SNIT), pp. 483–54, 2021.
[4] I. Maulana Mizan and R. Abdullah, “Rancang Bangun Mesin Pengaduk Adonan Roti Berbasis Arduino Uno dan Android,” Tegal, 2019.
[5] A. Putra Widyadharma, Z. Ikhsan Arifudin, B. Artono, and Y. Prasetyo, “Rancang Bangun Sistem Kontrol Pengaduk Adonan Roti Bluder Otomatis Berbasis PLC Dan HMI,” Journal of Electrical Electronic Control and Automotive Engineering (JEECAE), vol. 7, no. 1, pp. 20–26, 2022.
[6] B. Artono, D. Prakoso, and T. Lestari, “Sistem Monitoring Mesin Pengaduk Adonan Roti Otomatis Berbasis Internet of Things (IoT),” Journal of Computer Science and Engineering (JCSE), vol. 4, no. 1, pp. 25–41, Feb. 2023, doi: 10.36596/jcse.v1i1.4.
[7] U. F. Arpan, Y. R. Hais, and H. Pathoni, “Rancang Bangun Alat Pengupas Pinang Otomatis Berbasis Arduino Mega,” Journal of Electrical Power Control and Automation (JEPCA), vol. 5, no. 1, pp. 1–5, Jun. 2022, doi: 10.33087/jepca.v5i1.59.
[8] A. Suryowinoto, T. Suheta, and Andrianto, “Rancang Bangun Alat Penghitung Bakso dengan Motor Induksi Satu Fasa Berbasis Mikrokontoler Atmega8535,” in Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan III, 2015, pp. 163–170.
[9] H. A. Setiawan and T. Rijanto, “Rancang Bangun Sistem Kontrol Pengisian Air Minum Dalam Kemasan Menggunakan Arduino Uno Dengan Sensor Load Cell,” Jurnal Teknik Elektro, vol. 8, no. 3, pp. 579–585, 2019.
[10] A. Rahman and M. Nawawi, “Perbandingan Nilai Ukur Sensor Load Cell pada Alat Penyortir Buah Otomatis terhadap Timbangan Manual,” Jurnal ELKOMIKA, vol. 5, no. 2, pp. 2459–9638, 2017.
[11] M. Zulfi and R. Hidayat, “Infrared Sensor Obstacle Avoidance sebagai Saklar Kontrol pada Hand Sanitizer Otomatis,” Aisyah Journal of Informatics and Electrical Engineering, vol. 1, no. 1, pp. 122–128, 2019.
[12] A. Santoso, D. Dj, and D. Nurdiana, “Rancang Bangun System Pintu Otomatis Menggunakan Keypad dan RFID Berbasis Arduino Mega 2560,” Jurnal Ilmiah Teknik Elektro, vol. 02, no. 1, pp. 5–13, 2021.
[13] A. Handayani, “Pengertian Dan Fungsi SSR (Solid State Relay),” https://rodablog.com/ssr-adalah.html, 2023.
[14] M. Natsir, D. Bayu Rendra, and A. Derby Yudha Anggara, “Implementasi IoT Untuk Sistem Kendali AC Otomatis pada Ruang Kelas di Universitas Serang Raya,” Jurnal PROSISKO, vol. 6, no. 1, pp. 69–72, 2019.